Lukaku Disarankan Untuk Pindah Karena Solskjaer, Dan Ia Dinilai Tak Bisa Bermain Lepas Di MU

Lukaku Disarankan Untuk Pindah Karena Solskjaer, Dan Ia Dinilai Tak Bisa Bermain Lepas Di MU

Mantan pelatih timnas Belgia Georges Leekens menilai pemain yang saat ini menjadi buah bibir, berusia 26 tahun, Romelu Lukaku tidak bisa bermain lepas ketika membela Manchester United. Hal itu diyakini karena kehadiran pelatih Ole Gunnar Solskjaer.

Lukaku mulai tersingkir dari starting XI United setelah kedatangan manajer Solskjaer. Arsitek asal Norwegia itu lebih memilih menurunkan Marcus Rashford ketimbang Lukaku di lini depan.

Dalam beberapa waktu terakhir Lukaku dikabarkan menjadi target transfer Inter Milan. Bahkan kabarnya tim asuhan Antonio Conte itu sudah mulai melakukan proses negosiasi dengan United untuk membawa Lukaku ke Serie A. Karena memang seserius itu Inter Milan untuk memboyong pemain tersebut.

Namun hingga saat ini kedua klub masih kesulitan untuk mencapai kesepakatan untuk transfer pemain Belgia tersebut. Karena patokan proses pembayaran United yang meminta 75 juta pounds untuk mantan striker Everton tersebut.

Lukaku terlihat kehilangan kepercayaan diri ketika membela Setan Merah. Leekens menilai kedatangan Solskjaer sebagai manajer yang di mulai pada Desember 2018 adalah awal dari akhir Lukaku di United.

“Dia adalah pemain fantastis, tapi pergantian pelatih di Manchester tidak berhasil untuknya,” ujar Leekens seperti dilansir Mirror.

“Dia terlihat lepas ketika bermain untuk Belgia dan bisa dilihat dari cara dia bermain dan mencetak gol dalam laga kualifikasi terakhir melawan Kazakhstan dan Skotlandia.” ujarnya.

“Dia butuh kepercayaan diri, dia butuh merasa diinginkan. Ketika Anda ragu untuk memilihnya, dia merasakannya dan tidak melupakannya,” lanjutnya.

“Momen ketika dia merasa ada keraguan tentang dirinya, dia tidak akan ragu untuk melakukan apa yang menurutnya terbaik.”

Disarankan Pindah

Leekens sendiri pun angkat bicara dan menyarankan Lukaku agar segera meninggalkan United. Ia menilai saat ini adalah momen yang tepat untuk pindah ke Italia bersama Inter.

“Sekarang menurut saya adalah momen yang tepat baginya untuk pindah ke Italia, ke negara di mana sepakbola lebih taktis,” lanjutnya.

“Dia akan senang untuk melakukan sedikit pembalasan dan menunjukkan kepada Manchester United apa yang telah mereka lewatkan.

“Dia telah menunjukkan di masa lalu bahwa dia tidak takut meninggalkan klub.” tutupnya.

Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *