Ternyata Bukan Pogba Atau Eriksen, Real Madrid Sedang Incar Pemain AS Roma, Siapakah?

Ternyata Bukan Pogba Atau Eriksen, Real Madrid Sedang Incar Pemain AS Roma, Siapakah?

Berita yang baru-baru di kabarkan datang dari Real Madrid yang kerap diberitakan sedang berusaha untuk membeli pemain berusia 26 tahun, Paul Pogba yang tidak kunjung selesai jawabanya dan juga ada Christian Eriksen. Namun, kabar terbaru sepertinya berbanding kebalik dengan yang sudah di beritakan, yang katanya justru menyebut pemain yang menjadi bidikan Real Madrid pemain muda berusia 20 tahun dari AS Roma, Nicolo Zaniolo.

Real Madrid sejauh ini telah membeli lima pemain baru di bursa transfer musim panas 2019. Dari lima pemain baru itu, klub asal ibukota Spanyol tersebut tercatat telah mengeluarkan lebih dari 300 juta euro.

Namun, kabarnya Real Madrid belum puas alias masih belum akan berhenti membeli pemain baru. Tercatat masih ada satu pemain yang dibutuhkan oleh pelatih Zinedine Zidane. Pemain baru itu berposisi sebagai gelandang.

Awalnya, Real Madrid disebut ingin membeli Christian Eriksen dari Tottenham. Pemain asal Denmark itu diyakini bisa menjadi penerus Luka Modric, yang kini sudah berusia 33 tahun. Madrid juga dikabarkan juga jika ia mengincar Paul Pogba.

Namun, Real Madrid harus menerimanya karena Eriksen tidak dilepas oleh pihak Tottenham. Sementara, usaha opsi untuk membeli Paul Pogba terbentur dengan harga yang sangat mahal. Manchester United meminta tebusan 180 juta pounds. Lalu, bagaimana proses selanjutnya untuk peluang transfer Nicolo Zaniolo?

Real Madrid Mengincar Nicolo Zaniolo

Nicolo Zaniolo memang mewakili proyek yang sedang disusun oleh Real Madrid, membelinya dengan usia yang masih kategori pemain muda untuk masa depan sungguh sangat menguntungkan klub. Saat ini gelandang AS Roma yang masih mempunyai kontrak tersebut. Cocok dan pelatih begitu yakin dengan profil yang dibutuhkan Madrid, dikutip dari Tuttosport.

Meskipun masih muda namun semangatnya sangat kenceng tidak kendor, pasalnya Nicolo Zaniolo telah membuktikan kelasnya bersama AS Roma pada musim 2018/19 yang lalu. Dia memainkan 27 laga di Serie A dengan menyumbangkan empat gol dan dua assist.

Nicolo Zaniolo tergolong pemain yang multiposisi. Selain bisa bermain sebagai gelandang, dia juga bisa tampil sebagai winger kanan. Untuk itu tidak heran beberapa klub memang tertarik dengannya.

Harga Nicolo Zaniolo pun juga tidak masalah dan bisa di bilang termasuk kategori masih cukup murah bagi kantong Real Madrid. Dalam waktu dekat ini, kabarnya Real Madrid disebut akan segera mengajukan tawaran kepada AS Roma. Baru-baru ini juga Zainolo saat ini juga masuk dalam agenda transfer Juventus. Sepertinya perebutan dua klub ini akan berlangsung.

Sumber : Agen Poker Online, celfceredigionart.org

Ternyata Dua Klub London Utara Ini Buat Dani Ceballos Belum Membuat Keputusan

Ternyata Dua Klub London Utara Ini Buat Dani Ceballos Belum Membuat Keputusan

Baru-baru ini berita terbaru datang dari gelandang muda Real Madrid berusia 22 tahun, Dani Ceballoa dimana kabarnya, sampai saat ini masih belum memilih klub mana yang akan dibelanya musim depan. Tapi dia sebenarnya sudah punya dua pilihan, yang pertama pindah ke Arsenal atau Tottenham Hotspur, dua klub tersebut sama-sama dari London Utara.

Dani Ceballos sendiri memang tercatat tidak masuk dalam rencana pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Namun, pelatih asal Prancis itu sendiri tidak ingin melepas Dani Ceballos ke klub lain secara permanen.

Dan kabar yang berhembus datang kalau Dani Ceballos sempat didekati oleh AC Milan, yang memang punya hubungan baik dengan Real Madrid. Pada musim panas 2019 ini, Milan dan Madrid akhirnya terlibat transaksi transfer pemain bernama Theo Hernandez. Bek muda berusia 21 tahun pindah dari Madrid ke Milan.

Tetapi ada kendala dan masalah yang datang karena usaha Milan untuk ‘membajak’ Dani Ceballos dari Real Madrid tidak berjalan mulus. Pihak Madrid sejatinya hanya ingin melepas Ceballos dengan status pemain pinjaman dan mencari klub yang siap memainkannya secara reguler.

Dikutip dari AS, klub Arsenal dan Tottenham ini kabarnya telah mengajukan diri untuk bisa membeli Dani Ceballos. Kedua tim siap menjadikan pemain berkebangsaan Spanyol dalam rencana utama klub pada musim 2019/2020.

Kegalauan Dani Ceballos Yang Ditunggu Banyak Orang Untuk Pilih Klub

Arsenal saat ini dilatih oleh Unai Emery, pria asal Spanyol. Emery tahu betul apa yang bisa dilakukan oleh Dani Ceballos. Karena itu, dia ingin klub mendatangkannya. Dani Ceballos akan diplot menggantikan peran Aaron Ramsey.

Sementara, dari klub Tottenham datang dengan keputusan sudah membidik Dani Ceballos sejak musim 2018/19 yang lalu. Manajer Tottenhan, Mauricio Pochettino, adalah fans berat Dani Ceballos. Dia sangat ingin bekerja sama dengan eks pemain Real Betis tersebut. Untuk itu antusias yang besar di tunjukkan oleh pelatih Tottenham ini.

Namun, sejauh ini Dani Ceballos masih belum bisa memutuskan klub mana yang akan dipilih ia masih membuat para fans penasaran dengan keputusannya tersebut. Dani Ceballos sendiri masih menikmati liburan. Dia pribadi mendapat waktu libur yang ekstra karena harus bermain untuk Spanyol di pentas Euro U-21 2019 dan meraih gelar juara. Untuk mempersiapkan sesudahnya ia sudah selesai menikmati masa liburnya.

Manchester United Membuat Sean Longstaff Tersanjung!

Manchester United Membuat Sean Longstaff Tersanjung!

Baru-baru ini berita terbaru datang dari pemain muda berusia 21 tahun, Sean Longstaff kabar soal ketertarikan klub besar Premier League, Manchester United kepada dirinya. Meskipun kabarnya penawaran tersebut membuatnya tampak tersanjung, ia pun menegaskan keinginannya berjuang meraih satu tempat di skuat inti Newcastle United.

Pemain muda berkebangsaan Inggris itu hanya bermain di segelintir pertandingan bersama Newcastle United dalam era kepelatihan Rafael Benitez. Tapi itu cukup untuk membuat klub seperti Manchester United tertarik kepada dirinya.

The Red Devils melirik Longstaff untuk mengisi satu slot lowong di lini tengah setelah ditinggal oleh Ander Herrera beberapa waktu lalu. Namun belakangan ini ada kabar yang kurang enak katanya mereka dikabarkan mundur karena harga tinggi yang dipasang oleh The Magpies.

Pemberitaan itu sendiri membuat Longstaff merasa tersanjung. Kabar itu dianggap sebagai penambah motivasi serta kepercayaan diri untuk terus berkembang di tahun-tahun berikutnya. Apalagi jika mengingat bagaimana dirinya pada musim lalu.

“Di waktu ini, tahun lalu, saya menimbang apakah harus pergi ke League One sebagai pemain pinjaman. Satu tahun berselang, anda melihat nama anda dikaitkan dengan salah satu klub terbesar di dunia,” tutur Longstaff kepada the Chronicle.

“Bagi saya ini adalah hal yang positif. Ini memberikan kepercayaan diri lebih kepaa anda. Dalam waktu singkat orang-orang memperhatikan saya. Ini membuat saya merasa tersanjung, tapi tugas saya adalah bermain di Newcastle,” lanjutnya.

Ingin Bertahan Di Newcastle

Walaupun nyatanya Longstaff belum kepikiran meninggalkan Newcastle United. Meskipun kini sudah tidak diasuh Benitez, yang memberinya kesempatan tampil dan memblokade kepindahannya ke Portsmouth, namun kabarnya ia berkenan untuk setia kepada The Magpies.

“Saya hanya terus menundukkan kepala. Saya hanya mencoba untuk segera kembali fit – hanya bisa berfokus kepada itu. Saya masih pemain Newcastle dan ingin segera kembali ke lapangan,” tambahnya kepada situs Poker Online.

“Saya telah membuat progres setiap harinya. Saya tak sabar ingin segera kembali ke lapangan dan membuat pelatih baru terkesan,” tandasnya. Sebagai informasi, Newcastle saat ini ditukangi oleh eks pelatih Sheffield Wednesday, Steve Bruce.

Sementara ini, saat ini Longstaff belum bisa mengikuti rangkaian persiapan pramusim Newcastle United karena cedera. Ia mendapati kecelakaan cedera yang terjadi di lutut yang terjadi sejak bulan Maret lalu yang membuatnya harus mengakhiri kompetisi lebih cepat.

Liverpool Tertarik Dan Yakini Bisa Lebih Produktif Jika Ketambahan Bintang Tottenham Ini, Siapakah Dia?

Liverpool Tertarik Dan Yakini Bisa Lebih Produktif Jika Ketambahan Bintang Tottenham Ini, Siapakah Dia?

Mantan pemain Liverpool, Dean Saunders, baru-baru ini memberikan pernyataannya yakin soal pemain berusia 27 tahun, Christian Eriksen, menurut Dean Saunders ia sangat cocok untuk bergabung dengan Mohamed Salah dan kawan-kawannya. Bintang Tottenham tersebut dianggap bisa membuat tim bermain secara produktifitas The Reds semakin meningkat.

Eriksen sendiri memegang peran penting dalam keberhasilan Tottenham mencapai final Liga Champions musim 2018-2019 kemarin. Namun sangat di sayangkan jika pemain asal Denmark itu harus menerima dengan kegagalan yang melengkapinya dengan trofi setelah dikalahkan dengan perolehan skor 0-2 oleh Liverpool.

Tapi ini bukan kali pertama dirinya menarik perhatian publik. Sejak masih berkiprah di Ajax Amsterdam mulai tahun 2010-2013 lalu, ia sudah memikat hati banyak klub besar karena potensi pada umurnya yang masih cukup muda saat itu tentu setiap klub tertarik untuk memboyongnya.

Pencapaian yang berhasil ia dapatkan sampai bisa masuk final pun membuat raksasa-raksasa dari belahan Eropa semakin kepincut dengannya, salah satunya adalah Real Madrid. Klub besutan Zinedine Zidane tersebut dikabarkan sedang meliriknya juga sebagai opsi jika Paul Pogba gagal dibajak dari Manchester United.

Eriksen tidak hanya menarik perhatian klub, tapi juga menarik perhatian mantan pemain seperti Dean Saunders yang pernah memperkuat Liverpool selama satu musim. Setelah memperhatikan kiprahnya, ia yakin pria berumur 27 tahun itu cocok untuk bermain di Liverpool sebagai tambahan agar Liverpool bisa semakin bersinar di musim depan.

Saat ditanya soal ke mana Liverpool sebaiknya menghabiskan anggaran belanjanya, Saunders menjawab ke talkSPORT: [Mereka bisa] menghabiskannya mungkin… saya pikir Eriksen bisa masuk ke tim Liverpool; seseorang seperti Eriksen,”.

“Tipe pemain seperti itulah yang akan membuat gelandang mereka sedikit lebih produktif,” lanjutnya. Sebagai informasi, stok gelandang Liverpool saat ini sudah cukup banyak dengan komposisi pemain seperti beberapa nama Naby Keita, Jordan Henderson, Adam Lallana, dan lain lain.

Eriksen Menyatakan Jika Ia Butuh Tantangan Baru

Eriksen bisa disebut sebagai salah satu pelayan Tottenham yang setia. Seperti yang diketahui ia mempunyai sejarah, dimana ia berlabuh di London pada tahun 2013 lalu dan tak pernah berganti seragam hingga saat ini berarti terhitung sudah enam tahun lebih dan sampai saat ini baru di beritakan seperti yang kami tulis ini. Dan kabarnya, baru-baru ini, ia memberikan indikasi kepergiannya dari The Lilywhites.

“Saya merasa telah berada pada tempat di mana saya mungkin ingin mencoba hal baru. Saya punya rasa hormat yang dalam serta liar atas semua yang terjadi di Tottenham – saya takkan negatif. Tapi saya juga sedang membutuhkan tantangan baru,” ujar Eriksen kepada Ekstra Bladet.

“Saya harap akan ada resolusi selama musim panas nanti. Itu baru rencananya. Dalam sepak bola, anda takkan tahu kapan resolusi akan terjadi. Itu bisa terjadi kapanpun. Semuanya ingin hal terbaik terjadi sesegera mungkin, tapi di sepak bola membutuhkan waktu,” tutupnya.

Selama ia menggunakan dan berseragam Tottenham, Eriksen tercatat sudah bermain dalam 277 pertandingan di berbagai kompetisi dan berhasil mencetak 66 gol. Sayang, prestasi terbaiknya sejauh ini masih mencapai final Liga Champions juga Carabao Cup pada musim 2014-2015 lalu. Dan ia pun menyadari hal tersebut untuk itu ia sepertinya ingin mencari pengalaman lain dan prestasi lainnya. Kita tunggu saja ya Bolaneters.

2 Masalah Baru Untuk Arsenal Dalam Usaha Transfer Penyerang Barcelona Muda

2 Masalah Baru Untuk Arsenal Dalam Usaha Transfer Penyerang Barcelona Muda

Kabar baru datang dari Arsenal dimana klub ini disebut sudah bernegosiasi dengan perwakilan pemain muda berusia 22 tahun, Malcom perihal kemungkinan transfer ke Emirates Stadium. Namun, kabarnya ada dua hal masalah yang menghalangi kepindahan penyerang Barcelona itu.

Bos The Gunners, Unai Emery disebut memprioritaskan pembelian penyerang sayap pada bursa transfer musim panas ini. Sudah ada beberapa nama yang dihubungkan dengan Arsenal, tapi sampai saat ini belum ada yang benar-benar jelas.

Usai kepergian Danny Welbeck, Emery hanya punya beberapa nama seperti, Alex Iwobi dan Henrikh Mkhitaryan untuk mengisi pos penyerang sayap. Jelas Arsenal memerlukan beberapa pemain baru jika ingin bersaing di papan atas.

Mulai dari Yannick Carrasco, Nicolas Pepe, sampai Lucas Vazquez, beberapa nama top sudah pernah dihubungkan dengan Arsenal. Namun ada beberapa hal yang disayangkan, dana belanjat minim Arsenal jadi kendala utama.

Saat ini menurut klaim dari The Sun jika Arsenal sedang mencari celah untuk mendatangkan Malcom dengan harga terbaik. Mereka yakin dan mempunyai harapan jika Malcom tidak akan menolak, mengingat kesulitannya membuktikan diri kepada publik Camp Nou.

Malcom sendiri sudah tercatat melewati satu musim bersama Barca, tetapi hanya berhasil memberikan penampilan sebanyak 24 kali sepanjang musim, mayoritas dari bangku cadangan. Penyerang 22 tahun ini dilihat dan dinilai tampaknya kesulitan mengatasi tekanan di Barcelona.

Tak hanya itu, kedatangan Antoine Griezmann yang baru-baru ini juga membuat situasi Malcom kian sulit. Dia bakal semakin sulit mendapatkan menit bermain, untuk itu pilihan pergi mungkin jadi pilihan terbaik.

Kesulitan Arsenal Dan Mencari Cara Lain

Malcom ingin pergi, dan kabarnya Barcelona siap menjual, tapi Arsenal yang dikabarkan akan segera disponsori oleh bet789club.com mungkin belum siap membeli. Kabarnya, tidak lain karena soal finansial, pihak Barca menetapkan harga jual Malcom sebesar 50 juta poundsterling, yang jadi masalah pertama Arsenal.

Bujet belanja Emery di bursa transfer musim panas ini kabarnya terbatas sehingga itu sebabnya tidak memilih dan membeli pemain dengan seenaknya karena hanya di angka 45 juta poundsterling. Artinya, Arsenal harus mencari cara lain untuk mendatangkan Malcom, dan bisa dengan kemungkinan skema cicilan. Lalu apa hal keduanya?

Kabar lebih lengkapnya, katanya Malcom sendiri juga meminat gaji sebesar 200.000 pounds per pekan, yang bakal langsung membuatnya jadi salah satu pemain dengan gaji terbesar di skuad Arsenal. Inilah persoalan hal kedua yang masih berusaha diselesaikan. Dan Arsenal saat ini tidak bisa berharap terlalu banyak soal Malcom namun ia tetap mengusahakannya.

Lukaku Disarankan Untuk Pindah Karena Solskjaer, Dan Ia Dinilai Tak Bisa Bermain Lepas Di MU

Lukaku Disarankan Untuk Pindah Karena Solskjaer, Dan Ia Dinilai Tak Bisa Bermain Lepas Di MU

Mantan pelatih timnas Belgia Georges Leekens menilai pemain yang saat ini menjadi buah bibir, berusia 26 tahun, Romelu Lukaku tidak bisa bermain lepas ketika membela Manchester United. Hal itu diyakini karena kehadiran pelatih Ole Gunnar Solskjaer.

Lukaku mulai tersingkir dari starting XI United setelah kedatangan manajer Solskjaer. Arsitek asal Norwegia itu lebih memilih menurunkan Marcus Rashford ketimbang Lukaku di lini depan.

Dalam beberapa waktu terakhir Lukaku dikabarkan menjadi target transfer Inter Milan. Bahkan kabarnya tim asuhan Antonio Conte itu sudah mulai melakukan proses negosiasi dengan United untuk membawa Lukaku ke Serie A. Karena memang seserius itu Inter Milan untuk memboyong pemain tersebut.

Namun hingga saat ini kedua klub masih kesulitan untuk mencapai kesepakatan untuk transfer pemain Belgia tersebut. Karena patokan proses pembayaran United yang meminta 75 juta pounds untuk mantan striker Everton tersebut.

Lukaku terlihat kehilangan kepercayaan diri ketika membela Setan Merah. Leekens menilai kedatangan Solskjaer sebagai manajer yang di mulai pada Desember 2018 adalah awal dari akhir Lukaku di United.

“Dia adalah pemain fantastis, tapi pergantian pelatih di Manchester tidak berhasil untuknya,” ujar Leekens seperti dilansir Mirror.

“Dia terlihat lepas ketika bermain untuk Belgia dan bisa dilihat dari cara dia bermain dan mencetak gol dalam laga kualifikasi terakhir melawan Kazakhstan dan Skotlandia.” ujarnya.

“Dia butuh kepercayaan diri, dia butuh merasa diinginkan. Ketika Anda ragu untuk memilihnya, dia merasakannya dan tidak melupakannya,” lanjutnya.

“Momen ketika dia merasa ada keraguan tentang dirinya, dia tidak akan ragu untuk melakukan apa yang menurutnya terbaik.”

Disarankan Pindah

Leekens sendiri pun angkat bicara dan menyarankan Lukaku agar segera meninggalkan United. Ia menilai saat ini adalah momen yang tepat untuk pindah ke Italia bersama Inter.

“Sekarang menurut saya adalah momen yang tepat baginya untuk pindah ke Italia, ke negara di mana sepakbola lebih taktis,” lanjutnya.

“Dia akan senang untuk melakukan sedikit pembalasan dan menunjukkan kepada Manchester United apa yang telah mereka lewatkan.

“Dia telah menunjukkan di masa lalu bahwa dia tidak takut meninggalkan klub.” tutupnya.

Solskjaer Ingin Memboyong Gelandang, Bruno Fernandes Namun Keraguan Datang Dari Pimpinan MU

Solskjaer Ingin Memboyong Gelandang, Bruno Fernandes Namun Keraguan Datang Dari Pimpinan MU

Sang pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer diberitakan baru-baru ini ia mengalami kesulitan meyakinkan Manchester United untuk meningkatkan tawaran mereka dalam pemburuan gelandang asal Portugal berusia 24 tahun, Bruno Fernandes. Dimana pihak klub masih belum yakin dengan potensi Fernandes dan mempertanyakan kembali akan keputusan Solskjaer.

Dengan usianya yang masih 24 tahun, Fernandes merupakan salah satu aset panas pada bursa transfer musim panas ini. Dia terlibat dalam 50 gol Sporting Lisbon hanya untuk musim 2018/19 lalu.

Sporting disebut sudah siap melepas Fernandes, namun sampai saat ini klub masih berusaha dan bersikukuh dengan harga jual 70 juta poundsterling yang mereka tentukan. Di sinilah letak masalah MU dimulai. Lagi-lagi soal finansial.

Solskjaer sendiripun sudah menentukan Fernandes sebagai satu dari dua gelandang yang dia inginkan. Correio da Manha mengklaim bahwa Solskjaer berharap Ed Woodward dan stafnya mau berjuang maksimal untuk mendapatkan Fernandes.

MU sudah mengindikasikan bahwa mereka hanya mau mengeluarkan dana sebesar 50 juta pounds untuk Fernandes. Tawaran itu jelas tidak sesuai dan tidak memuaskan Sporting, yang justru bisa mempermainkan hasrat MU.

Alasan Ed Woodward dan stafnya cukup jelas. Mereka khawatir mengeluarkan uang sebanyak itu untuk pemain yang belum membuktikan diri di liga besar. Fernandes hebat bersama Sporting, tetapi Premier League jelas berbeda. Itu pendapatnya akan pemain yang sudah mempunyai satu orang anak ini.

Pengaruh Pogba

Prihal tersebut disambung-sambungkan dengan persoalan Pogba. Yang katanya permintaan Solskjaer tampaknya bakal sulit dikabulkan pimpinan MU. Kabarnya, Ed Woodward masih enggan menaikkan tawaran untuk Fernandes kecuali Paul Pogba benar-benar pergi ternyata masih bersangkutan dengan pemain yang masih galau statusnya ini ya.

Pogba disebut sudah semakin mantap untuk meyakinkan hati untuk meninggalkan Old Trafford dengan waktu yang secepat mungkin, tetapi MU masih berusaha mempertahankan dia untuk beberapa musim saja. Apabila Pogba batal pergi, transfer Fernandes juga mungkin tak terjadi.

Di sisi lain, Solskjaer bersikeras masih membutuhkan beberapa gelandang. Dan kabarnya selain Fernandes, ada satu calon lain yaitu gelandang Newcastle United, Sean Longstaff.

Sumber : Agen Judi Online, bet789casino.com.

Arsenal Masuk Urutan Terdepan Dalam Pemburuan Everton Soares

Arsenal Masuk Urutan Terdepan Dalam Pemburuan Everton Soares

Direktur olahraga Arsenal, Edu baru-baru ini disebut sedang berdiskusi dengan Gremio perihal soal kemungkinan transfer pemain berusia 23 tahun, Everton Soares. Pergerakan yang di tunjukkan Edu ini cukup memuaskan Arsenal, dia baru beberapa hari menjabat dan sudah mulai membuktikan kerja kerasnya.

Everton sendiri merupakan salah satu pemain yang bersinar pada Copa America 2019 kemarin. Dia membantu Brasil meraih trofi yang sudah lama mereka idamkan, juga menutup turnamen dengan Golden Boot.

Penyerang Brasil ini juga dinobatkan sebagai Man of the Match karena performa apiknya di laga final melawan Peru dengan perolehan skor 3-1. Artinya, Everton jelas mulai diamati banyak klub besar, salah satunya Arsenal, tidak hanya satu namun ada juga Manchester United.

Menurut UOL dan GloboEsporte, Arsenal lah yang masuk diurutan pertama dimana klub ini sudah bergerak lebih cepat dan memulai negosiasi untuk Everton ketika Copa America masih berlangsung. Edu hadir langsung pada ajang tersebut, dan memberikan informasi pada pihak klub.

Dan kabarnya lagi, Edu sudah berbicara dengan agen sang pemain, Gilmar Veloz pekan lalu sebelum terbang kembali ke Inggris untuk memberi tahu kemungkinan biaya transfer yang perlu dikeluarkan Arsenal. Saat ini, The Gunner sedang mempertimbangkan menyodorkan tawaran resmi kepada Gremio.

Biar begitu, kabarnya Arsenal mendapatkan saingan baru yaitu dari, Atletico Madrid. Klub Spanyol itu mengindikasikan bahwa mereka siap menyodorkan dengan total sebesar 35 juta euro untuk penyerang 23 tahun tersebut.

Belum Pasti

Everton merupakan salah satu pemain beruntung pada Copa America 2019 lalu. Awalnya, dia tidak masuk dalam daftar skuad yang ditentukan. Namun ada hoki yang datang karena cedera yang dialami Neymar membukakan jalan untuk Everton.

Mendapatkan kesempatan berharga itu, Everton melakukan segalanya untuk membuktikan diri. Dia tampil sebaik mungkin, dan pada akhirnya meraih Golden Boot serta mencuri perhatian klub-klub besar Eropa yang memang tertarik ingin memboyongnya.

“Saya benar-benar tidak tahu apa yang akan terjadi, seiring waktu berjalan, situasi akan semakin jelas,” kata Everton beberapa waktu lalu.

Everton pada umumnya mempunyai kemampuan bermain di sayap kiri. Dan dia kabarnya sudah memberikan penampilannya sebanyak 145 kali untuk Gremio dan berhasil membungkus 38 gol.

Barcelona Dicurigai Lakukan Cara Diam-Diam Dan Ada Tujuan Lain Dengan Mendepak Coutinho

Barcelona Dicurigai Lakukan Cara Diam-Diam Dan Ada Tujuan Lain Dengan Mendepak Coutinho

Berita kali ini dateng dari Agen berusia 27 tahun, Philippe Coutinho. Kia Joorabchian, angkat bicara dan menduga ada operasi senyap dari pihak Barcelona untuk mendepak kliennya dari klub. Dia menduga jika Barcelona kini sedang menegosiasikan penjualan Coutinho kepada PSG. Namun ada kabar miring dimana adanya kecurigaan yang hadir.

Masa depan Coutinho bersama Barcelona memang sudah di beritakan tidak jelas. Beberapa media di Spanyol melaporkan jika skuad Barca mayoritas tidak lagi mendukung pemain asal Brasil tersebut. Termasuk sang mega bintang, Lionel Messi sejak bergabungnya pria berusia 27 tahun tersebut ke Barcelona.

Dan kabarnya saat ini situasi makin sulit bagi Coutinho setelah Barcelona resmi mendapatkan jasa Antoine Griezmann baru-baru saja dari Atletico Madrid. Griezmann diyakini bakal lebih sering jadi pilihan utama di lini depan dibanding dengan pemain yang sudah lebih dulu bergabung di Barcelona.

Joorabchian menyebut bahwa beberapa petinggi Barcelona menyatakan keinginan mereka dimana masih ingin mempertahankan Coutinho. Dia kabarnya sudah mendapatkan konfirmasi dari pihak klub.

“Pep Segura [Manajer Barcelona] sudah mengatakan kepada kepasa saya bawah mereka tidak akan menjual Coutinho,” ucap Joorabchian kepada RMC Sport.

“Seperti yang dia katakan, Presiden klub [Josep Maria Bartomeu], juga mengatakan hal yang sama kepada saya pada pekan ini. Jadi, kami belum mencari pembeli potensi kepadanya,” ucap Joorabchian.

Meskipun begitu, rupanya ada informasi lain yang didapatkan oleh Joorabchian. Yang kabarnya informasi itu menyebut jika Coutinho akan dijual ke PSG demi memuluskan rencana mendatangkan Neymar yang juga sedang menjadi buah bibir banyak orang dimana ia akan kembali ke Barcelona.

Barcelona Jadikan Coutinho Sebagai Penukaran?

Seperti diketahui, Barcelona kini sedang berupaya untuk membeli Neymar untuk kembali ke pelukan mantannya dari PSG. Tentu saja Barcelona butuh dana besar untuk mendatangkan Neymar dengan jumlah yang sudah diberitakan tidak murah. Atau, dengan opsi lain, dimana harus melepas pemain bintangnya ke PSG sebagai bagian dari transfer. Dalam hal ini pemain tersebut yaitu Countinho.

“Penasehat Barcelona di Brasil, Andre Curry, berpendapat berbeda dari klub. Dia mendorong agar Coutinho dimasukkan dalam kesepakatan untuk membeli Neymar dari PSG. Barcelona tetap diam dalam hal ini,” ucap Joorabchian.

“Saya tidak akan menerima begitu saja jika Barcelona berbohong tentang klien saya. Jika mereka ingin klien saya pindah, mereka harus mengatakan itu untuk kemudian saya bisa mencari opsi terkait masa depannya,” tutup Joorabchian.

Coutinho sendiri ternyata saat ini masih belum bergabung dengan sesi pramusim Barcelona. Karena, dia mendapat jatah liburan ekstra pasca membela Brasil di Copa America 2019.

Peringatan Datang Dari Legenda MU Untuk Paul Pogba, Ia Harus Patuh pada Klub!

Peringatan Datang Dari Legenda MU Untuk Paul Pogba, Ia Harus Patuh pada Klub!

Legenda Manchester United yang sudah berusia 62 tahun, Bryan Robson, memberikan sebuah peringatan kepada pemain yang menjadi buah bibir saat ini, Paul Pogba. Pemain asal Prancis itu diminta patuh pada apa yang menjadi kehendak dari klub dan jangan keras kepala dengan keinginannya sendiri.

Nasib Paul Pogba bersama Manchester United kini tengah berada di periode yang krusial. Paul Pogba menyatakan ingin pindah. Dan sampai saat ini belum menemukan jawaban yang pasti terkait hal tersebut. Dia merasa sudah waktunya pindah untuk mendapatkan tantangan baru dan ia menginginkan tujuan dengan klub lain bisa terwujud.

Tetapi hal tersebut bertolak belakang dengan United karena tidak ingin melepas Paul Pogba, setidaknya untuk musim ini. Atau, United bersedia melepas pemain berusia 26 tahun dengan harga yang sangat mahal. Namun, seperti yang di katakan di atas, sejauh ini belum ada kejelasan dari situasi yang terjadi.

“Ada banyak spekulasi di media tentang Paul Pogba. Dia adalah pemain top. Anda dikontrak oleh Manchester United. Jadi, Anda harus patuh pada kehendak klub,” ucap Bryan Robson dikutip dari Sportsmole.

“Lakukan pramusim Anda, dari apa yang saya lihat, dia sudah melakukan itu dan jika sesuatu terjadi dan klub berkehendak seperti itu, atau tidak, Anda harus tetap berlatih. Anda dikontrak untuk Manchester United,” tegas Bryan Robson.

Bryan Robson: Jangan Dengarkan Mino Raiola

Saat ini Paul Pogba memang tetap ikut dalam sesi pramusim. Dia bahkan turut bermain pada laga uji coba melawan Perth Glory. Bryan Robson sebagai orang yang sudah lama berada di Manchester United, ia mempunyai harapan agar Pogba mempertahankan sikapnya dan tidak mengikuti skenario dari agennya yang sudah berusia 51 tahun, Mino Raiola.

“Anda harus memberikan segalanya pada klub yang mengontrakmu, tim Anda dan juga para penggemar,” ucap Bryan Robson.

“Jika seorang pemain setia pada klub dan bertahan di sana, maka agen tidak akan mendapatkan uang. Itu adalah pengaruh besar, tidak hanya pada Manchester United, tapi juga bagi semua tim. Pemain harus menjadi diri sendiri,” tegas sekaligus tutup Bryan Robson.

Sejauh ini, belum ada berita yang memberitakan tentang kepastian akan bermain di mana Paul Pogba pada musim depan. Beberapa media di Inggris menyebut United akan menutup negosiasi dengan klub mana pun pada tanggal 8 Agustus 2019. Sebab, itu adalah batas akhir bursa transfer di Premier League. Kita tunggu saja ya, dan jelas semua fans sudah menunggu akan kejelasan yang tidak kunjung menemukan jalan keluarnya tersebut.